Di Gambir

Hm..kemaren kebetulan aku di Jakarta dan pulang ke Jogja via kereta. Keretaku Taksaka 1, dan nge-lag 1,5 jam. Hehe, biasa. Kalo nggak telat, nggak afdol. Gitu kata kiai.

Ada yang menarik. di setiap jalur kereta yang ada di stasiun, ada garis kuning yang menandakan batas maksimal seseorang boleh mendekati jalur. Jika dilanggar, sudah bisa dipastikan dia akan tewas tertabrak jika ada kereta yang melintas.

Ada 1 petugas di setiap jalur, untuk memastikan bahwa ketika kereta mau masuk ke stasiun, tidak ada calon penumpang pun yang mendekatinya di luar batas garis kuning. Semprat semprit, dan tidak ada lelahnya mengingatkan kita2 ini untuk awas..

Tapi dasar kita, kalo nggak dibentak nggak akan peduli. gitu kan?🙂 orang-orang, anak2 kecil, para pemuda, tetap saja melanggar batas itu. Rupanya curiousity mereka menyebabkan mereka tidak berhati-hati. Lha nek misale terjadi apa2 dengan mereka, trus itu gimana coba? Duh..mbok ya sesekali tertib dong, mas2 dan mbak2..

nb: it is a re-post from my other blog @ awaludinz.blogs.friendster.com

Explore posts in the same categories: General

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: