Manusia mana yang tidak berubah?

Manusia selalu berubah.
Dan karena aku adalah seorang manusia,
Maka akupun berubah.
Tapi bagaimanapun,
Aku sempat marah dengan seseorang karena perubahanku ini.

Karena dia, aku menjadi lemah.
Karena dia, aku harus kehilangan waktu untuk diriku.
Karena dia, aku tidak bisa berbuat semauku.
Karena dia, terkadang akalku terganti oleh hati.
Karena dia, aku jatuh cinta.

Cinta membuat hariku jadi menyenangkan.
Cinta membuatku menikmati setiap detik dalam hidupku.
Cinta membersamaiku dalam setiap langkahku.
Dan cintalah yang menghilangkan rasa marahku pada orang itu.

Aku ingin, cinta ini diridhoi oleh Yang Maha Cinta.
Aku ingin, cinta ini mendekatkanku pada Yang Maha Cinta.
Aku tidak ingin cintaku pada dia mengotori cintaku pada Yang Maha Cinta.

Tahukah kau, bahwa orang yang berbuat itu adalah..Kau.
Yup, aku tahu. Jangan heran gitu dong, yang bikin emang bukan aku. Hehe.
Seseorang yang spesial menulis puisi ini. Aku bersyukur pada Allah karena telah menghadirkan dia di kehidupan aku.

13 Jan 05 at 10 pm :
“Kadang terasa gimana gitu, kalo inget dirimu. Aneh, menyadari bahwa ada seseorang yang begitu berarti buatku, tetapi bukan keluargaku. Seseorang yang dulunya jauh dariku.. ”

Explore posts in the same categories: General

One Comment on “Manusia mana yang tidak berubah?”

  1. Toni Says:

    ihik .. romantis abizzzz ..
    gimana sih wal rasanya .. penasaran aku :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: